Senin, 15 November 2010

Hari “ahad” ataukah “minggu”???


Manakah dari kedua kata di atas yang sering kamu pakai????ayo,,dipilih!!hhe... Mungkin diantara kalian ada yang sering pakai kata “ahad” karena kata orang-orang dulu bilang “minggu” itu bukan milik islam. Dan kita langsung saja membenarkannya. Tanpa memberikan pertanyaan, kenapa harus ada klasifikasi kepemilikan,padahal itu hal sepele??apa substansi yang ada pada kedua kata itu??apakah memang benar-benar berbeda??apa perlu dibedakan??. Atau bahkan kita tidak tahu kenapa kita bilang “ahad”??wah,,jangan sampai!!!hho. Tapi ada juga yang bilang “ahad” or “minggu” sama saja asal sama-sama mengerti. Jadi mana yang harus kita pilih??wah,,memang kita hidup itu penuh pilihan.
Sebenarnya kata minggu berasal dari bahasa portugis dan spanyol yaitu “domingo” yang berarti “hari pertama” atau “hari matahari” atau “hari tuhan”. Selain itu nama-nama tujuh hari(dalam bahasa-bahasa eropa) yaitu sunday(hari matahari), monday(hari rembulan), tuesday(hari mars), wednesday(hari merkurius), thursday(hari jupiter), friday(hari venus) serta saturday(hari saturnus). Ketujuh kata tersebut meupakan nama-nama “tuhan” atau “dewa” yang ada di langit. Jadi, sudah jelas bahwa semuanya itu merupakan sisa-sisa praktek kekafiran, syirik atau paganisme.
Untuk itu, masihkah kita memakai “hari minggu” sebagai hari kita??saya rasa teman-teman sudah bisa menjawabnya sendiri. Kemudian, kenapa kita harus memakai kata “ahad”??sebenarnya kata “ahad” berasal dari bahasa arab yang berarti “satu”. Hal ini dilakukan agar tidak ada bentuk-bentuk pagan seperti kata “minggu”. Dilanjutkan dengan hari senin(dua), selasa(tiga), rabu(empat), kamis(lima). Sedangkan jumad berasal dari bahasa arab juga yang artinya berkumpul. Dimana setiap orang muslim laki-laki diwajibkan berkumpul ke masjid untuk melaksanakan shalat tengah hari bersama. Kemudian hari terakhir yaitu sabtu berasal dari bahasa arab yang mana mereka juga menyerap dari bahasa ibrani, “syabat,” yang berarti istirahat total menjadi “al-sabt” dan kemudian kita serap menjadi sabtu. Itu berasal dari kitab perjanjian lama dimana pada hari itu Tuhan telah rampung menciptakan alam raya seisinya. Dari tradisi arab, nama “sabtu” tetap bertahan dalam islam. Namun, sesuai dengan penegasan dalam al-Qur'an (16:124), nama itu tidak lagi mengandung nilai sakral dalam islam. Nah, dari tujuh kata tersebut tidak menandakan adanya paganisme ketika kita memakainya sebagai nama hari yang tujuh yang sering kita pakai.
Itulah catatan secara historis penamaan hari yang sudah lazim kita dengar. Terutama untuk hari ahad, karena masih banyak dari orang-orang yang masih memakai kata minggu tanpa tahu apa artinya. Dan juga memakai kata ahad tanpa tahu history awal mula kata itu menjadi nama sebuah hari. Nah, itulah tulisan pertama yang sederhana dari saya, semoga bermanfaat.amiin.
By Ahmad Khairul Umam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar